RESENSI BUKU

“Si Gringsing dan Si Kasur yang Malang”

Oleh: Khiar Praba Billie Narraya Kelas 7E

Buku Cerita Rakyat Kabupaten Tegal Malapetaka Si Gringsing

Identitas Buku

Judul                           : Cerita Rakyat Kabupaten Tegal “Malapetaka Si Gringsing”

Penulis                         : Sri Yani Mayabakti

Penerbit                       : Lembaga Pengkajian Pengembangan Bahasa Tegal

Tahun Terbit                : Mei 2018

Ketebalan Buku          : x, 120 halaman

Buku cerita rakyat ini merupakan salah satu buku karya dari guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Bumijawa. Buku ini mengungkap banyak peristiwa pada zaman dahulu. Di mana terjadi di lingkungan Kabupaten Tegal. Dalam buku ini ada beberapa judul diantaranya: 1. Misteri Gentong Ajaib 2. Candi Lembayat dan Siluman Ular 3. Tragedi Bukit Manar 4. Malapetaka Si Gringing dan Si Kasur 5. Balada Wadas Sarben 6. Batu Tak Bertuan 7. Sigeger yang Sirna 8. Tanah Waris Rorowiraguna 9. Kedung Cokol 10. Pecut Maut Mbah Semboja 11. Sembilang Pemangsa Janin 12. Keluarga Pelinggih yang Malang 13. Padepokan Syeh Jambu Karang 14. Maulana Seorang Santri 15. Siluman Bebek di Blok Siranda 16. Ki Gede Mlangse.

Salah satu cerita rakyat dalam buku ini yaitu cerita Malapetaka Si Gringsing dan Si Kasur. Cerita rakyat berawal dari sepasang pengantin yang berubah menjadi ular dikarenakan memakan telur yang ditemukan saat bekerja di ladang. Perubahan Gringsing menjadi ular membuat Si Kasur ingin mengikuti jejak suaminya. Namun, nasib berkata lain Si Gringsing dan Si Kasur harus terpisah hingga hari kiamat. Hingga pada suatu saat Si Gringsing rindu ingin menemui Si Kasur. Akan tetapi, tiba-tiba petir menyambarnya sehingga salah satu mata Si Gringsing menjadi buta.

Buku cerita rakyat ini bercerita tentang kisah tutur berupa mite, folklore, dan legenda daerah khusus di wilayah Kabupaten Tegal. Memiliki kekayaan ragam tutur cerita yang menarik, banyak versi sebanyak orang yang bercerita. Penulis mengumpulkan informasi yang beredar tak berbatas di tengah masyarakat kemudian meramu menjadi sebuah cerita yang menarik. Sekaligus cerita ini akan mengantarkan siswa dan pembaca untuk mengetahui berbagai cerita yang beredar di masyarakat. Menambatkan dalam amanat berkarakter. Tema yang diangkat merupakan materi kearifan lokal kabupaten Tegal sebagai bahan literasi siswa di sekolah dan para pembaca. Buku ini juga menunjukkan fantasi yang berwarna lokal di Kabupaten Tegal. Penulis mengangkat cerita rakyat yang berbau lokal dengan rinciannya yang unik. Banyak kalangan yang tidak mengetahui cerita rakyat yang ada di Kabupaten Tegal dengan adanya buku cerita rakyat ini sebagai media pembelajaran dalam mengetahui kekayaan cerita rakyat yang ada di Kabupaten Tegal.

Tinggalkan komentar