
Tri Wakhyuni, S.Pd., kami biasa memanggilnya dengan Buyun yang merupakan hasil persingkat dari Ibu Yuyun, beliau lahir 43 tahun yang lalu pada tanggal 16 Juli 1975. Buyun adalah salah satu guru yang menginspirasi kami untuk tetap terus mengejar prestasi. Pengabdiannya sebagai guru dimulai pada 28 November 1999, sebagai guru wiyata di SMP Negeri 1 Bumijawa dan mengajar bahasa Indonesia, hal tersebut sangat berbanding terbalik dengan latar belakangnya. Meski tak sesuai dengan latar belakang pendidikannya beliau tetap bersyukur dan menjalani dengan penuh semangat. Sebagai seorang guru bahasa Indonesia beliau juga harus belajar bahasa Indonesia lagi dengan teman guru bahasa Indonesia dan peserta didiknya. Beliau menuturkan “Belajar bisa dari siapapun dan apapun”. Latar belakang pendidikannya adalah Pendidikan Bahasa Perancis dari IKIP Semarang yang sekarang ini menjadi UNNES. Selain mengajar di SMP Negeri 1 Bumijawa sebagai guru Bahasa Indonesia, juga mengajar bahasa Perancis di SMK Pariwisata Muhamadiyah Slawi (tahun 2001-2006).
Tahun 2001 beliau memutuskan untuk belajar bahasa Inggris di UPS Tegal. Diantara jadwal mengajar dan kuliah Buyun juga diminta mengajar di LPK ELITE Slawi sebagai guru bahasa Inggris selama 2 tahun. “Alhamdulillah semuanya saya jalani dengan penuh semangat hingga tahun 2004 saya bisa mengantongi ijazah S.1/Akta IV Pendidikan Bahasa Inggris.” Tuturnya. Ketika ada pendataan pegawai melalui jalur PTT tahun 2006, bu Yuyun memilih menjadi guru bahasa Inggris dan mengundurkan diri sebagai guru bahasa Perancis karena jumlah jam mengajar bahasa Inggris cukup banyak dan tidak bisa membagi jadwal mengajar di 2 tempat. Tahun 2008 beliau lolos pengangkatan CPNS sebagai guru bahasa inggris di SMP Negeri 1 Bumijawa hingga sekarang dan menjadi guru berprestasi.
Proses tidak akan menghianati hasil itulah pepatah ramah lingkungan yang kerap kita dengar. Dari proses dan kerja kerasnya Buyun berhasil menjadi juara 1 Lomba PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Berprestasi dan Berdedikasi Guru SMP Kabupaten Tegal Tahun 2019. “Saya mewakili Kabupaten Tegal maju di tingkat Provinsi tapi belum berhasil. Lalu dalam rangka HUT RI yang ke-74, saya mendapatkan penghargaan ASN Berprestasi Kabupaten Tegal Tahun 2019”. Ucap bu Yuyun dengan penuh semangat. Dengan usianya yang sudah berkepala 4 beliau tetap bersemangat untuk mengukir prestasi. Beliau menuturkan “Untuk menjadi yang terbaik caranya harus ada niat, berusaha semaksimal mungkin dan berdoa. Soal hasil biarlah Allah yang atur.” Generasi milenial punya tantangan yang besar dan dibutuhkan generasi yang mau belajar tekun, tidak patah semangat dalam meraih mimpi/ cita-cita. Ingat, setiap manusia berhak bermimpi yang penting bukan sekedar mimpi tapi bangun dan wujudkan mimpi itu. Mari kita sebagai generasi muda mencontoh semangat dan motivasi yang tinggi dari Buyun untuk membangun kualitas yang lebih baik. (Evi Tiana Rosa)
